Call Us: (+62).817.410.4747

Panduan Memilih ISP

Seperti orang bilang, sewa akses internet, dari pilihan bandwidth, harga, dan support, kita sebagai pelanggan hanya dapat memilih dua di antaranya.
  1. Internet cepat, harga murah, tapi support 3 x 24 jam
  2. Internet cepat, support bagus, tapi harga membuat kantong kempes
  3. Harga murah, support bagus, tapi internet senin kamis (Senin up, Kamis down)

Oleh karena itu, berikut beberapa poin penting sebelum menjatuhkan pilihan berlangganan ISP

Kenali kebutuhan internet

  1. Seberapa besar butuh bandwidth internasional dan bandwidth lokal. kalau semisal hanya butuh untuk gamenet, maka bisa minta penawaran untuk bandwidth lokal saja, bandwidth local diperbesar, atau langganan 2 ISP dengan pisah bandwidth sesuai kebutuhan( 1 bandwidth khusus game, 1 untuk non games
  2. Bandwidth yang diberikan ISP apakah share, dedicated, atau up to? Jika share atau up to, tanyakan sekalian berapa CIR dan MIR nya?
  3. Adakah contoh kontrak berlangganan? Seperti minimum kontrak berlangganan, hak kewajiban pelanggan, dan lain-lain

Fitur apa saja yang disediakan ISP

Berikut fitur yang perlu ditanyakan
  • Koneksi dari ISP ke klien (lastmile) menggunakan media apa? (Wireless, FO, DSL). CPE disediakan, sewa, atau beli sendiri?
  • Berapa IP address publik yang didapat? statik atau dinamik? Dan untuk terkoneksi ke internet menggunakan apa PPPoE, IP Dinamik (DHCP Client), IP Statik, atau PPTP.
  • Apakah disediakan MRTG? MRTG adalah tool untuk memonitor penggunakan device. MRTG digunakan tidak terbatas pada penggunaan bandwidth, tapi bisa juga memonitor resource CPU, resource memory, dan lain-lain. Pada umumnya MRTG dari ISP menyajikan informasi tentang grafik bandwidth dari waktu ke waktu. MRTG dalam suatu klien disajikan terpisah untuk masing-masing bandwidth, misalnya dalam satu MRTG terdapat dua grafik untuk menyajikan data penggunakan bandwidth antara IIX dan Internasional. Bagi klien hal ini bisa menjadi masukkan kapan waktu nya upgrade atau downgrade bandwidth. Bisa juga dengan MRTG ini klien mengerti kapan bandwidth terpakai semua atau kapan bandwidth terpakai sebagian (bisa dugunakan untuk bandwidth manajemen, misal beda bandwidth antara siang dan malam). Adakalanya klien juga membuat MRTG sendiri sebagai perbandingan dengan MRTG yang di dapat dari ISP.
  • Adakah blokir INPUT pada IP yang bersangkutan? Beberapa ISP yang menerapkan kebijakan untuk blokir port 1-1024. Hal ini juga penting jika internet klien digunakan untuk PPP server.
  • SMTP server. Apakah tersedia SMTP server pada ISP yang bersangkutan. SMTP walaupun dirasa kurang penting, tapi dalam prakteknya dapat digunakan sebagai bagian dari pemrograman jaringan untuk mengirimkan email secara otomatis.
  • Apakah koneksi internet menggunakan transparent proxy atau tidak? Hindari ISP yang menggunakan transparent proxy. Jika ISP menyediakan proxy, itu bagus, tetapi jika memaksa koneksi http lewat proxy (transparent proxy), sebaiknya pikirkan ulang. Proxy di IS adalah opsi bagi pelanggan untuk menggunakan atau tidak menggunakan. Proxy memang dapat menampilkan konten lebih cepat, tapi klien juga harus memikirkan dari segi privasi.

Support

  • Kenali SLA nya. Biasa nya ISP menyediakan SLA 99% ke atas. ISP juga menyediakan kompensasi jika uptime di bawah SLA. Berapapun itu, sebagai klien sebaiknya meyediakan rencana cadangan bila terjadi downtime ketika koneksi internet sangat dibutuhkan. Jika kebutuhan kestabilan internet sangat tinggi mungkin diperlukan koneksi cadangan dari ISP lain (fail over)
  • Bagaimana supportnya? Apakah pengaduan gangguan 24 jam 7 hari seminggu? Berapa lama untuk tindakan gangguan, apa dalam hitungan jam, atau bahkan 3 x 24 jam?

Harga

Untuk harga biasa sudah tercantum pada website ISP yang bersangkutan. Jika harga yang tertulis CALL, maka harga bisa dinego :D. Sebelum call cari informasi harga ISP yang bersangkutan. Untuk harga yang tertulis CALL disarankan Klien menghubungi langsung pihak ISP yang bersangkutan, JANGAN melalui perantara sekalipun itu karyawan klien itu sendiri

Trial

Trial disediakan bagi pelanggan yang tertarik untuk menggunakan jasa ISP. Apabila request trial, mintalah trial sesuai dengan paket yang akan digunakan. Karena beberapa ISP pada masa trial tidak melimit bandwidth sesuai dengan paket yang akan digunakan untuk berlangganan (media promosi). Sekali lagi, jangan lupa untuk memahami kontrak berlangganan, kewajiban dan hak masing masing pihak.

Setelah berlangganan

Setelah berlangganan, kenali kontak support, baik via telepon, chatting, live support. Bedakan kontak support antara marketing, NOC , dan akunting. Setting router Anda sendiri, jangan berikan akses router kepada orang lain, sekalipun itu dari pihak ISP itu sendiri.

Read 3868 times Last modified on 09 Mar 2014, 10:01 PM
Tidar Tanjung

I'm a routing engineer. Trust me, I will show the best path for you.

1 comment

  • Comment Link jinglefreax 10 Mar 2014, 11:24 PM posted by jinglefreax

    hmm.. masalah isp y :D
    ijin sekedar nambahin boleh ya gan.. "kontrak isp harus ada evaluasi dari waktu ke waktu, baik dari harga dan kualitas layanan. engga lucu kan harga sewa isp 4 tahun lalu sama dengan sekarang!! :D" hebatnya, kita akan terlihat 'pintar' jika tidak melakukan ini. hehee...

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Positive SSL