Call Us: (+62).817.410.4747

Fitur-fitur pada switch manageable

Pada artikel kali ini akan dijelaskan fitur-fitur yang terdapat pada semua jenis switch manageable. Tidak semua fitur terdapat pada switch manageable. Switch manageable yang semakin komplit fiturnya semakin mahal harganya. Artikel berikut juga merupakan pengantar tips dan trik tentang switch manageable

Mengaktifkan atau menonaktifkan tiap port yang ada pada switch.
Berbeda dengan switch unmanageable, pada switch manageable dapat diatur aktif atau tidaknya suatu port. Jadi lebih aman jika suatu port tidak digunakan, dapat di nonaktifkan secara software.
Limitasi Bandwidth dan Setting duplex
Pada switch manageable dapat juga diatur bandwidth yang melalui tiap port, baik untuk traffic yang masuk ke suatu port atau traffic yang keluar melalui port. Tiap port pada switch manageable juga dapat diatur duplex nya (full maupun half). Misal port A diset dengan kecepatan port 10M sedangkan port B disetting dengan kecepatan port 1000M.
Port Mirroring
Port Mirroring juga dikenal sebagai port monitoring. Fitur ini menyalin paket dari satu atau beberapa port (mirrored port) ke port spesifik (mirroring port). Biasanya, port mirroring digunakan untuk analisa paket yang lewat pada mirrored port untuk di monitor dan menemukan solusi masalah jaringan.
Spanning Tree Protocol
STP, dengan standar IEEE 802.1D, mempunyai fungsi untuk mencegah looping dalam jaringan tertutup. Dalam OSI layer 2 (Data Link), device yang menjalankan STP akan menemukan looping dalam jaringan dan memblok paket yang memyebabkan looping
Port Isolation
Port isolation merupakan fitur switch manageabe yang membatasi trafik antar port. jadi device antara port yang terisolasi tidak bisa berhubungan.
Prioritas setting pada packet yang melalui switch
Pada switch manageable dapat juga diatur prioritas paket berdasar port, 802.1P, atau DSCP
VLAN
VLAN adalah Virtual LAN. Penggunaan VLAN dapat meningkatkan keamanan dan performa jaringan dengan mengurangi beban broadcast domain
IGMP Snooping
IGMP Snooping adalah suatu mekanisme yang mengontrol paket multicast. Dengan mengendalikan tabel alamat multicast, penyebaran (broadcasting) dalam suatu jaringan dapat lebih teratur.
Link aggregation
Biasa juga dikenal dengan bonding, trunking, atau teaming. Link Aggregation adalah menggabungkan sejumlah port pada switch untuk membuat jalur tunggal, sehingga trafik dapat di load sharing antara port anggota Link Aggregation. Hal ini berrti juga peningkatan kemampuan jaringan untuk medapatkan bandwidth yang lebih tinggi.
Port Security untuk mencegah MAC flooding
Switch manageable mempunyai juga kemampuan MAC filtering untuk kepentingan keamanan port. MAC Address juga akan "dipelajari" switch supaya packet terforward lebih cepat.
802.1X network access control
Protokol 802.1X dikembangkan oleh komite IEEE802 LAN / WAN untuk menangani keamanan masalah wireless. Kemudian digunakan pada Ethernet sebagai mekanisme otentikasi akses pada Port LAN
SNMP Monitoring
SNMP adalah aplikasi yang paling banyak digunakan untuk mengatur dan memonitor perangkat jaringan. SNMP digunakan untuk mengelola berbagai peragkat jaringan tidak peduli bentuk fisiknya. Saat ini, mayoritas network maintenance system berdasarkan SNMP.

Read 3994 times Last modified on 28 Mar 2015, 6:47 PM
Tidar Tanjung

I'm a routing engineer. Trust me, I will show the best path for you.

1 comment

  • Comment Link Alexander Rio Adi Negoro 19 Jul 2017, 11:35 AM posted by Alexander Rio Adi Negoro

    kalau switch mikrotik itu remotenya melalui apa mas?? kalau SW managable cisco kan bisa pakai putty dengan kabel usb-serial / rj45-serial .

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Positive SSL